Begini Cara Kerja Investasi Forex Syariah Tanpa Riba dan Tetap Menguntungkan

bahasforex.com – Trading forex merupakan salah satu jenis trading yang terkenal menjanjikan keuntungan yang tinggi sehingga banyak orang yang tertarik untuk terjun kedalam dunia forex. Tetapi banyak pula yang mengurungkan niatnya karena forex juga kerap dikaitkan dengan riba. Maka apabila itu termasuk alasan anda, maka anda perlu mengetahui investasi Forex Syariah tanpa riba dan tetap menguntungkan.

Forex/foreign exchange atau pasar uang memang menjadi salah satu primado dalam instrumen trading yang mampu memberi peluang keuntungan menjanjikan. Namun karena Indonesia yang merupakan negara muslim terbesar di Indonesia, banyak orang yang mengaitkan forex dengan larangan dalam agama yakni dosa riba atau bunga.

Investasi Forex Syariah

Bagi anda yang juga ragu-ragu mengenai forex itu riba atau tidak, maka untuk lebih amannya mengapa anda tidak mencoba Investasi Forex Syariah yang saat ini telah berkembang. Bahkan, perkembangan metode bisnis foreign exchange tersebut cukup pesat dan telah banyak broker yang menawarkan jasa trading forex berbasis syariah di dalam negeri.

Baca juga Panduan Investasi Forex Bagi Pemula, Bagaimana Memulainya dengan Aman?

Namun sebelum anda memutuskan untuk mencoba, anda tentunya harus mengetahui apa itu investasi syariah terlebih dahulu berikut cara kerja dan bagaimana mendapatkan profit tanpa riba.

Apa itu Forex syariah? jenis trading forex ini juga biasa disebut sebagai free swap yang merupakan metode trading pengelolaan transaksi yang sudah mengadopsi hukum syariah agama Islam, dimana pada aktivitas investasi forex syariah setiap transaksi tidak boleh mengandung atau terdapat unsur bunga, perjudian, manipulatif, penipuan, spekulasi, ketidakjelasan, serta multi transaksi yang dilakukan secara sengaja.

Adapun dasar dari investasi forex syariah di Indonesia adalah dari Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 28/DSN-MUI/lll/2002. Pada fatwa tersebut dijelaskan terkait jual beli currency atau mata uang yang bisa juga disebut sebagai Al-Sharf. Baca juga Mengetahui Dengan Jelas Tentang Fatwa MUI tentang Trading Forex

Dalam fatwa tersebut, MUI jelas membuat aturan bahwa transaksi yang boleh dilakukan adalah transaksi SPOT. Selain itu, jenis transaksi yang dilarang adalah transaksi SWAP, OPTION, dan FORWARD. Dengan kata lain, mengacu pada fatwa dari MUI soal trading forex, aktivitas tersebut boleh dilakukan asal menggunakan metode transaksi SPOT.

Pada pasar SPOT tersebut, transaksi bisa dibedakan menjadi 3 jenis, yakni :

  1. Cash. Pembayaran transaksi yang dilakukan antara suatu mata uang dengan jenis mata uang yang lainnya dilakukan di waktu itu juga tanpa penundaan.
  2. Tom. Tom yang merupakan singkatan dari tomorrow alias besok mengacu pada pengiriman atau pemberian mata uang yang dilakukan esok hari atau 1 hari setelah transaksi dilakukan.
  3. Spot. Untuk jenis transaksi ini, Spot berarti pengiriman atau pemberian mata uang wajib bisa diselesaikan dalam periode atau kurun waktu 48 jam setelah perjanjian di antara pihak pembeli dan penjual berhasil dilakukan.

Syarat Trading Forex agar Sesuai Ketentuan Syariah

Atas dasar fatwa MUI, berikut beberapa ketentuannya sebagai berikut.

  • Tidak mengandung unsur spekulatif alias untung-untungan.
  • Terdapat kebutuhan untuk simpanan atau berjaga-jaga.
  • Apabila transaksi dilakukan pada mata uang dengan jenis yang sama, keduanya harus memiliki nilai yang sama serta harus dilakukan secara tunai.
  • Apabila mata uang yang digunakan berlainan jenis, maka aktivitas penukarannya harus dilakukan menggunakan nilai tukar atau kurs yang berlaku di saat transaksi tersebut berlangsung serta secara tunai.

Perbedaan Forex Konvensional dan Forex Syariah

Dari dasar fatwa dan ketentuan syariah yang telah kami sebutkan diatas, tentu tidak sulit membedakan forex konvensional dan forex syariah yang bisa anda simak sebagai berikut.

Tidak Terdapat Biaya Transaksi dan Biaya Overnight

Pada forex syariah, cara kerjanya sangat menghindari adanya biaya atau tagihan tambahan, sebagai contoh biaya transaksi dan biaya overnight. Pada aktivitas transaksinya, beban biaya tersebut memang sebenarnya tak diperlukan. Berbeda dengan forex konvensional yang hampir semua broker atau penyedia layanan tersebut pasti membebankan sejumlah biaya kepada para nasabahnya.

Baca juga Apa Itu Broker Forex, Tugas, Tanggung Jawab, Serta Strategi Trading yang Menguntungkan?

Dengan menghilangkan beban biaya dan tagihan yang tak perlu tersebut, aktivitas investasi forex syariah dapat berlangsung sesuai dengan ketentuan syariah atau agama. Karena perbedaan ini pula, tidak sedikit orang menganggap investasi forex syariah lebih menguntungkan ketimbang yang konvensional.

Harus Berbasis Analisis Pasar dan Perhitungan Matang

Trader forex harus bisa mempelajari segala hal penting terkait instrumen tersebut. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara mengikuti pelatihan, course, baca buku, maupun berlatih menggunakan akun demo.

Tujuannya agar trader dapat melakukan analisis dengan matang dan akurat sebelum melakukan transaksi. Jadi, investasi forex tak sekadar asal melakukan transaksi jual beli tanpa dasar perhitungan apa pun, alias melalui asal menebak saja dan hanya akan disamakan dengan judi

Tidak Ada Bunga atau Swap Free

Perbedaan lainnya adalah forex syariah tak memiliki bunga menginap alias swap free. Pada forex konvensioal, bunga menginap tersebut berlaku apabila trader menyimpan posisi investasi atau trading secara menginap melebihi waktu yang telah ditentukan pihak broker atas transaksi sell atau buy.

Swap atau bunga menginap ini berlaku pada pasangan currency atau mata uang yang akan ditransaksikan. Ketika trader berada di posisi sell atau buy dan mengalami overnight, akan ada beban bunga yang diterima atau dibayar oleh pihak trader sesuai perhitungan tertentu dan umumnya diperbarui setiap minggu.

Hal tersebut tak berlaku pada investasi forex syariah karena sistem bunga ini dilarang dalam hukum Islam walaupun tidak dilarang secara hukum ataupun undang-undang.

Keuntungan Investasi Forex Syariah

Secara umum terdapat dua keuntungan menjalani forex syariahBerdasarkan syarat cara kerja dan perbedaannya dengan forex konvensional

Pertama adalah anda bisa menghindari dari potensi bunga atau riba sehingga transaksi trading mampu dilakukan sesuai syariat agama.

Kedua, Anda tidak akan dibebani dengan bunga yang wajib dibayar setiap malam alias overnight fee. Karena tak terbebani dengan biaya tersebut, keuntungan atau profit yang telah didapatkan akan tetap terjaga, hasilnya peluang imbal hasil yang bisa anda peroleh juga menjadi lebih optimal dan maksimal.

Sekian informasi mengenai cara kerja investasi Forex Syariah tanpa riba yang bisa menjadi pilihan investasi trading bagi anda yang bimbang mengikuti trading konvensional.

BACA JUGA !  Cara Trading Forex Berdasarkan Berita Forex factory News